Powered By Blogger

Cari Blog Ini

Kamis, 11 Februari 2010

BERKARYA


Di jaman saat ini sangat sulit, baik di kota besar maupun di desa-desa di Tanah Air termasuk desaku ini. Mengingat hasil produksi dari di desaku hanya pertanian terutama padi mengingat sebagian besar di kelilingi persawahan. Itupun tidak bisa menghasilkan hasil pertanian padi di sawah panel 3 kali setahun, mengingat keterbatasan sumber air untuk mengairi sawah pertanian. Apa lagi ada pemilik sawah menyewakan sawah untuk pabrik untuk di tanamankan tanaman tebu hanya hanya dapat di panen 7 bulan sekali. Dan semua ini ada untung dan ruginya terganggu dari penilaian pemilik sawah. Tapi bagi kuli tani tak dapat bicara hanya berharap pekerjaan ada setiap hari.

Perlunya trobosan pertanian di sawah maupun di ladang untuk peningkatan produksi dengan panen dapat dilakukan 3 atau 4 kali setahun. Dengan menyediakan bibit unggulan dan mamfaat menggunakan pupuk organik serta penyuluhan berkesinambungan dari pihak pertanian dari Pemerintah. Dan perlunya pengarahan dan bantuan setiap warga dapat memamfaatkan perkarangan rumah yang dapat berguna dan dapat membantu penambahan penghasilan setiap para warga.

Mungkin kita sering dengar atau mengetahui langsung setiap musin tanam harga pupuk urea bersubsidi hilang dari pasaran dan bila ada sudah harga tinggi terjual sepertinya akan terulang setiap tahun pada musin tanam,sehingga menyulitkan dan biaya tanam tinggi. Dan apa bila pada musin panen harga gabah sering jatuh dari harga patokan dari Pemerintah.

Mengingat sawah pertanian di desaku terbatas, jumlah penduduk pertambah dan setiap tahunnya pasti bertambah pula pencari pekerjaan. Dengan keterbatasan lapangan pekerjaan perlunya karya-karya ataupun menciptakan lapangan pekerjaan baru . Inipun sangat sulit perlu modal usaha dan pemasaran yang bersinambungan. Dan Pemerintah Daerah perlu menyerap aspirasi para warganya ataupun mengarahkan apa yang dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi para warganya, karena tampa niat kebersamaan desa yang tercinta ini berkembang untuk maju hanya berjalan di tempat saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar