Powered By Blogger

Cari Blog Ini

Senin, 08 Februari 2010

Demi Keluarga

Di desaku banyak terdapat para warganya yang hidup di garis kemiskinan,sehingga pekerjaan apapun tetap di jalankan yang penting halal dan tampa harus menyusahkan orang lain. Hal ini dari remaja yang putus sekolah sampai orang tua mencari pekerjaan. Ada yang membantu orang tua dan ada pula karena demi keluarga.

Saat musin kemarau panjang, air sungai-sungai pada kering khususnya di desa kami tercinta.Hal ini membuat sawah pertanian dan ladang mengalami kekeringn dan tak dapat di harapkan kembali. Banyak para petani menjual padi-padi di lumbuhnya untuk menyambung hidup di musin kemarau tapi sebagian besar yang hanya bekerja kuli tani tak ada yang dapat di jual untuk menyambung hidupnya. Sehingga banyak warga desaku pergi ke kota besar seperti Jakarta dan kota lainnya yang bertujuan mendapat pekerjaan dan demi keluarga. Ada yang berkerja di kuli kasar, buruh pabrik dan lainnya.

Di tambah lagi sumber bersih pada warga mengalami kekeringan karena sebagian besar melalui air tanah. Kata orang tua desaku tak kesulitan air bersih seperti saat ini karena dahulu hutan masih lebat dan seperti saat ini hutan sebagia sudah gundul akibat orang-orang tak bertanggungjawab menebang untuk keperluan pribadi tampa memikirkan akibatnya. Ya seperti ini kekeringan bertambah parah kesulitan air bersih pula. Untunglah Pemerintah Daerah sangat perduli dengan diadakan penanaman kembali di hutan terutama yang telah gundul,namun hasil yang belum dirasakan pada saat ini.

Banyak keingin setiap warga tetap tinggal di desa tercinta ini,yang dapat bekerja di sawah ataupun di ladang dan sorenya dapat berkumpul dengan keluarga. Ataupun dapat usaha lainnya dapat menggerakan roda perekonomian di desaku ini. Dan perlunya bantuan kemudahan ide-ide cemelang setiap warga untuk tetap berkarya dalam membangun desaku ini. Karena bekerja di kota besar yang hanya bermodal semangat tampa keahlian khusus dapat menyusahakan diri sendiri dan Pemerintah.

Pada dasarnya setiap wargaku bekerja apa saja berjuang mencari pekerjaan di kota-kota besar dengan terpaksa meninggalkan desa hanyalah demi keluarga yang dapat hidup walaupun masih serba kekurangan. Dari pada mengeluh,mengharapkan bantuan dari Pemerintah yang belum tentu ujung pangkalnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar